| Berbukalah dengan yang manis |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Rabu, 02 September 2009 08:59 |
|
Hari sudah mulai senja, tanda adzan magrib akan segera berkumandang. Apa artinya ? Tentu, yang sangat dinanti setiap orang yang berpuasa : saatnya berbuka puasa. Apalagi puasa Ramadhan 1430 tahun ini, terasa sangat spesial. Apa spesialnya ? Kemarau berkepanjangan. Panas terik matahari yang sangat. Haus terasa lebih menyengat. Mungkin begini yah, jika kita berpuasa di Tanah Suci ? Wallahu'alam. Rasullulah pernah menasihati para sahabatnya, bahwa berbukalah dengan yang manis. Mengapa ? Kenapa memang jika kita berbuka dengan menggunakan sesuatu yang asin ?? Tentunya itu hanyalah sunah Rasul. Namun dibalik itu tentu setiap Sunah Rasulloh ada ilmu dan hikmahnya. Subhanallah. Yang jelas, setiap kita berpuasa dari waktu subuh hingga magrib, kadar gula kadar kita akan menurun karena tidak adanya pasokan yang mengandung gula maupun karbohidrat yang masuk. Ditambah dengan tidak ada nya air yang masuk ke dalam tubuh, lengkaplah sudah. ALat-alat pencernaan berhenti bekerja, detak jantung pun berkurang. Otomatis tubuh 1/2 beristirahat, tenaga pun berkurang. Elektrolit tubuh dan ion-ion tubuh pun berkurang (tentunya ini bukan iklan minuman ya!) Oleh karena itu rasanya masuk akal, kalo makanan yang kita konsumsi pertama kali ketika berbuka adalah sesuatu yang mengandung gula. Selain memang untuk segera memulihkan kondisi tubuh dan mengembalikan kadar gula dalam darah, sehingga tubuh akan terasa lebih segar, dan tenaga akan kembali. Ini sah-sah saja, karena habis buka puasa kita masih ada aktivitas penting lainnya, sholat Magrib, Isya dan tarawih. Sholat Tarawih adalah aktivitas ibadah yang memerlukan tubuh yang bertenaga. Berapa rakaat sholat tarawih anda ? 11 ? 23 ? Tidak soal berapa jumlahnya, yang jelas berapapun, tidak akan enak rasanya kita sholat tarawih jika badan lesu, lelah dan tidak bertenaga. Namun beberapa kalangan pakar gizi dan nutrien, mengatakan bahwa sebenarnya tidak baik berbuka puasa dengan yang manis. Kenapa ? Karena gula/glukosa adalah zat aktif yang dapat mengaktifkan oksidan dalam tubuh dan mempercepat degeratif sel tubuh. Dalam bahasa awamnya, kebanyakan makan gula maka kita akan cepat tua !!!. Mungkin ada benarnya. Tapi tentu Rasulloh tidak akan memerintahkan untuk berbuka dengan yang manis, jika tidak ada dasar ilmu dan hikmahnya. Ingatlah apa yang dikemukakan dari Rasulloh datangnya dari Allah SWT. Dan tentu saja Dia yang lebih mengetahui semua ilmu-Nya di banding manusia yang terpintar sekalipun. Untuk itu buat para Ibu2, tetaplah sediakan panganan dan minuman yang manis-manis ketika berbuka untuk keluarga Anda ! |
| LAST_UPDATED2 |
This site Copyright © 2009 by: Jaringan Pendidikan Lingkungan.
Support by:









Comments